Bekerja Untuk Indonesia

Selamat Datang di Blog saya, silahkan di share jika memang butuh di share. silahkan di koment jika butuh untuk di koment. :D semua bisa menjadi bermanfaat tergantung kita mau menjadikan itu bermanfaat atau tidak. Salam Sejahtera.

Konsolidasi PKS DKI Jakarta

15 tahun tumbuh begitu pesat, kami datang bukan untuk merusuh kami datang untuk membangun negeri tercinta. INDONESIA. Bersatu Kita Teguh menghadapi terpaan tahun ini. Tatajafa Junubuhum 'Anil madhoji'.

KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia)

15 tahun sudah KAMMI menjadi gerakan Mahasiswa yang terus melejit untuk mencapai visinya yaitu Wadah perjuangan permanen yang akan melahirkan kader-kader pemimpin dalam upaya mewujudkan bangsa dan negara Indonesia yang Islami.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

INI LANGKAHKU
Showing posts with label Cerpen-Ku. Show all posts
Showing posts with label Cerpen-Ku. Show all posts

Wednesday, May 2, 2012

Cinta Tiada Duanya



Sudah tiga hari aku dibuat Nia gelisah. Tanpa alasan, Nia berubah. Biasanya tiap pagi dia sms aku meminta soal untuk ditanyakan pada gurunya. Sekalipun kelas kami berbeda, aku selalu mencoba menjadi sosok yang terbaik di hadapannya dengan menyuplai pertanyaan-pertanyaan brilian untuknya. Tak hanya itu, aku juga berusaha menjadi manusia jenius serta menjadi orang yang selalu perhatian padanya.
Tiga hari ini, setelah aku pulang kampung ke Solo, kutemukan ada yang berbeda dengannya. Padahal dulu dia memintaku tak berubah.
Memang seperti inilah resiko berhubungan tanpa status dengan Nia. Apa benar dugaanku selama ini, bahwa dia memang cewek tipe “ekspoitator”. Cewek yang hanya bisa memanfaatkan lelaki yang dekat dengannya. Jika memang demikian, maka malang sekali nasibku.
Tapi, kalau memang yang diinginkannya seperti itu, ya silahkan saja. Dia tak salah. Memang salahku sendiri menyukai gadis yang tak jelas sepertinya. Aku masih punya banyak kenalan wanita-wanita lain yang mau kuajak maju.

Wednesday, April 18, 2012

Koruptor Junior


Setelah lulus SMA dan kuliah di universitas sebelas maret selama satu tahun, Hamid juga menjadi pengajar taman pendidikan Quran (TPQ) di masjid at Taqwa di Solo. Hamid merasakan nikmatnya merawat anak-anak orang kaya yang masih mau diajarkan membaca dan menulis al-Quran. Meski gajinya hanya empat ratus ribu rupiah perbulan Hamid sudah merasa senang sebab sejak dulu Hamid memegang prinsip. “Khoirukum man ta'allama al Quran wa 'allamahu”. Sebaik-baik manusia di antara kamu adalah orang yang belajar dan mengajar quran.
Pengalaman selama satu tahun itu membuatnya mengenal dekat anak-anak kecil itu beserta orang tuanya. Seringkali orang tua mereka mengajaknya makan di rumah mereka. Bahkan pernah ditawari menikah dengan salah satu pejabat pemerintah kota Solo. Tapi Hamid menolaknya karena orang tuanya melarang menikah selama Hamid masih menjadi mahasiswa. Kalau saja tawaran itu diberikan saat Hamid sudah lulus, Hamid pasti menerimanya.

Sunday, April 15, 2012

Keajaiban untuk Annisa


Nisa sedang asyik di dalam kamarnya. Dia memandangi kamar yang baru saja dimodifikasi orang tuanya. Kini ruangannya serba berwarna biru muda. Dari cat tembok, sprei, korden jendela dan semua barang-barang yang ada dalam ruangannya berwarna biru.
Esok hari, kelulusan SMA se-Nusantara akan diumumkan. Nisa termasuk salah satu siswa yang akan melihat namanya dalam papan pengumuman. Pada detik ini, dia sedang murung di kamar bukan karena kelulusan tapi memikirkan agenda perpisahan bersama tujuh rekan komplotannya.
Nisa berselancar di internet mencari lokasi-lokasi wisata menarik di Yogyakarta. Cukup lama dia mencari tak juga menemukan lokasi eksotis. Dia membuka facebook dan chat dengan beberapa orang. Beberapa usulan tempat wisata didapatkannya dari teman-temannya. Diantaranya adalah Gunung. Karena belum pernah mendaki gunung, usulan itu dipilihnya.  

Monday, April 9, 2012

TEKAD DA’I MUDA*


Dua hari lagi usia Mulyadi genap dua puluh satu. Usia muda, masih cerah dengan harapan-harapan yang menyeruak dalam pikiran. Dia mengharapkan sesuatu yang spesial hadir di ulang tahunnya.
Mulyadi melamun di belakang rumahnya sambil mendengar lantunan surat Ali Imran dari ponselnya. Begitu indah susunan ayat-ayatnya, begitu menakjubkan hati makna-maknanya. Dalam lamunannya, dia masih berusaha melakukan aktifitas dengan memberikan makan ternak ayam dan burung dara. Tangannya menggenggam jagung yang telah digiling khusus untuk makan ternak. Ya, tiap hari kerjaannya hanya sebagai peternak ayam dan kambing.

Saturday, April 7, 2012

INILAH AKU ANAK PETANI DESA


                             
Aku anak desa, bapakku petani biasa. Petani desa yang tak pernah mendapatakan teori-teori pertanian di bangku kuliah. Petani kuno yang menanam padi sesuai dengan tradisi desa yang turun-temurun. Aku kagum dengan petani-petani desa, terutama dengan bapakku. Dia punya filosofis yang menakjubkan.
“Sejak dulu hingga sekarang, petani selalu menjadi masyarakat yang tingkat ekonominya menengah ke bawah. Tapi kenapa kami tak berganti profesi. Karena petani bahagia bisa melihat padi yang ditanam bisa tumbuh dengan hijaunya. Itu sama dengan menghidupkan satu nyawa,” begitu kata bapakku suatu waktu.
 Yang buatku kagum dengan petani lagi karena mereka tak pernah risau dengan pergantian penguasa negara, tak iri melihat PNS yang digaji negara.

Wednesday, April 4, 2012

SELAMANYA NISA



    Malam ini kudapat melihat kejora nan indah di langit. Dalam sendiri, kulihat foto-foto Nisa. Satu persatu kulihat wajah ayunya. Sangat menawan. Aku heran kenapa gadis secantik dia mau menjadi kekasihku.
   “Tiiiiit....,” nada sms masuk membuyarkan lamunanku. Dari Nisa.
“Aku nggak bisa tidur, Mas,”
    Kubiarkan sms itu. Aku ingin berkontemplasi tanpa ada yang mengganggu. Pokoknya malam ini aku harus bisa memutuskan. Melanjutkan hubungan atau mengakhirinya.

Tuesday, April 3, 2012

PENGUBAH HARIKU




  Untuk kesekian kali, aku berusaha menguasai relung hati seorang gadis dengan suaraku. Suara sumbang yang jika terdengar di telpon mampu membandingi suara Mario Ginanjar, vokalis Kahitna. Dulu Rina, Uhti, Nida dan Vera pernah kutaklukkan dengan suaraku.
   Kadang pula, kumenikam hati seorang gadis dengan tulisan-tulisan indahku. Icha, Nia dan Nita pernah mengangguk bahagia setelah kujerat hatinya dengan puisi-puisi cintaku. Tapi Nur, belasan puisiku belum juga mampu meluluhkan kasihnya. Lagu-lagu romantisku sedikitpun tak menyentuh cintanya.
  Suara merduku pernah didengarnya berulang kali. Hampir tiap hari. Jika malam tiba, kutembangkan lagu-lagu mesra lewat telpon hingga suaranya tak lagi kudengar karena lelap dalam tidurnya. Sesekali kuberpuisi untuknya.

Monday, April 2, 2012

Cinta Kasih Di Kedungtuban



Jam setengah tiga malam, Sa’id menginjakkaan kaki di desanya. Suara binatang-binatang malam menyambut kedatangannya bersama suara dari masjid dan musholla desa yang sudah memutar rekaman lantunan ayat Quran Syekh Sudais untuk membangunkan warga kampung yang masih tertidur pulas.
Sa’id meletakkan tas besar dan kardusnya sembari menghirup nafas panjang. Matanya terpejam, merasakan udara pagi yang menyegarkan pikiran. Dia menggerak-gerakkan badannya. Melemaskan otot-ototnya yang kaku setelah berjam-jam berada dalam bus.
Meski baru dua bulan, aku sudah merindukan desa ini. Sudah lama tak menghirup udara sesegar ini.
Dia menenteng tas, berjalan ke rumahnya.
“Tok..tok...tok...